Dupalo: profil lengkap produsen 52 aroma dupa asal Malang
Pemberitahuan: Dupa Incense dikelola oleh mitra Dupalo, jadi bacalah dengan mengingat hubungan ini. Tentang
Dupalo adalah produsen dupa aromaterapi di Kota Malang, Jawa Timur, dengan puluhan pilihan aroma dan pasar hingga luar negeri. Artikel ini merangkum laporan media 2021 sampai 2024, lengkap dengan bagian yang masih berbeda antarsumber.

Ringkasan Dupalo dalam satu tabel
Tabel berikut merangkum fakta yang paling sering orang cari. Setiap angka memiliki tahun karena data ini berubah dari waktu ke waktu.
| Hal | Yang dilaporkan | Sumber |
|---|---|---|
| Lokasi | Jalan Terusan Sigura-gura, Blok D No. 166 A, Karangbesuki, Sukun, Kota Malang | Medcom.id, 2021 |
| Mulai berjalan | 2011 atau 2012, sumber berbeda | Pemkot Malang, Medcom.id |
| Jumlah aroma | Lebih dari 30, lalu 47, lalu 52 | Laporan 2021, 2022, 2024 |
| Bentuk produk | Batang, serbuk, kerucut | Jawa Pos, 2024 |
| Harga | Rp18.000 sampai Rp360.000 per kemasan | Pemkot Malang, 2022 |
| Saluran penjualan | Toko, Tokopedia, Shopee | Pemkot Malang, 2022 |
Sejarah Dupalo dari usaha rumahan
Usaha ini tumbuh dari skala keluarga. Pemkot Malang mencatat bahwa usaha ini berjalan sejak 2011, sedangkan Medcom.id mengutip pemiliknya yang menyebut 2012 dan namanya mulai terkenal pada 2013. Selisih satu tahun ini wajar pada usaha kecil, karena awal berdiri dan awal berjualan sering berbeda.
Penjualan daring baru dimulai pada 2019, menurut Medcom.id. Langkah itu ternyata tepat waktu, sebab pandemi datang setahun kemudian dan pembeli beralih ke marketplace. Pemiliknya bahkan mengatakan bahwa pandemi tidak memukul penjualan sekeras perkiraan.
Minat dari luar negeri juga bermula dengan cara sederhana. Setelah Dupalo memasarkan produknya di Bali, wisatawan asing membelinya dan pesanan lanjutan pun datang. Jadi, Bali berperan sebagai etalase, bukan hanya sebagai pasar ibadah.
Siapa pemilik Dupalo?
Sumber yang kami baca tidak menyebut satu nama saja. Laporan 2021 dan 2022 menyebut Rosa Amelia sebagai pemilik, dan Pemkot Malang menulis bahwa ia menekuni usaha ini bersama suaminya. Sementara itu, Jawa Pos pada 2024 menyebut Ivan Triyugo dan istrinya sebagai pengelola toko dan pabrik.
Artikel Jawa Pos itu juga mengutip Rosa saat membahas produk. Namun, tidak satu pun sumber merinci hubungan keduanya secara tegas. Karena itu, kami mencatat kedua nama apa adanya dan tidak menarik kesimpulan sendiri.
Kami juga menemukan satu tulisan warga di Kompasiana yang memuat nama lain. Badan tulisan itu tidak pernah membahas Dupalo, sehingga kami tidak memakainya sebagai sumber.
Misi Dupalo: dupa untuk siapa saja
Menurut IDN Times, Rosa ingin mengubah anggapan bahwa dupa identik dengan hal klenik atau mistis. Ia ingin produknya terasa netral, sehingga siapa saja mau memakainya. Laporan yang sama menyebut bahwa produk ini juga menarik bagi generasi milenial.
Tujuan ini menjelaskan pilihan aromanya. Selain aroma upacara seperti cendana dan gaharu, Dupalo menjual aroma buah, kopi, dan cokelat. Pendekatan ini membuka pasar baru, karena dupa tidak lagi terbatas pada ibadah dan tradisi.
Meski begitu, pasar ibadah tetap besar. Jawa Pos mencatat pesanan dari keraton di Jawa Tengah, 5.000 kemasan dari Bali, serta kebutuhan hari raya seperti Galungan dan Kuningan.

Pilihan aroma Dupalo
Jumlah aroma Dupalo terus bertambah menurut laporan yang ada. Medcom.id mencatat lebih dari 30 aroma pada 2021, Pemkot Malang menyebut sekitar 47 pada 2022, dan Jawa Pos menulis 52 pada 2024. Tentu saja, angka terbaru bisa berbeda lagi, jadi tanyakan langsung kepada penjual.
Kami mengelompokkan aroma yang disebut media sebagai berikut:
- Kayu dan resin: cendana dan gaharu, dua aroma klasik dalam tradisi dupa.
- Bunga: melati, sedap malam, dan teratai.
- Daun dan minuman: kelor, teh, dan kopi.
- Buah dan manis: apel, anggur, dan cokelat.
- Nama khas: sarinadu, candan, dan tunjungbiru. Listing marketplace menulis Sarimadu, dan kami menjelaskan arti nama-nama ini secara terpisah.
Jawa Pos mencatat enam produk terlaris pada 2024, yaitu sarinadu, teratai, cendana, candan, tunjungbiru, dan kelor. Daftar ini menarik karena aroma kopi dan buah justru tidak masuk, padahal media sering menyorotnya. Jadi, pembeli tampaknya tetap memilih aroma yang dekat dengan tradisi. Kesimpulan ini hanya tafsiran kami, karena sumber tidak menyebut alasannya.
Di database Dupa Incense, Anda bisa melihat entri Dupalo Teratai dan Dupalo Cendana. Profil aroma pada entri itu masih perkiraan, karena kami belum menguji produknya.

Bahan dupa Dupalo dan cara membuatnya
IDN Times menggambarkan proses produksi dengan cukup jelas. Batangnya memakai lidi, lalu bagian yang terbakar memakai serbuk kayu jati dan bahan perekat khusus. Setelah dasar dupa jadi, pekerja menyemprotkan pewangi, kemudian mengemasnya.
Pewanginya berasal dari ekstrak hasil penyulingan, menurut IDN Times dan Indiekraf. Medcom.id menambahkan bahwa hampir semua minyak wangi yang mereka pakai memiliki sertifikat. Sementara itu, Ivan Triyugo kepada Jawa Pos menyebut bahwa Dupalo memakai minyak khusus untuk dibakar, bukan minyak laundry yang menurutnya banyak pesaing pakai. Klaim tentang pesaing ini hanya pernyataan satu pihak.
Kebutuhan bahan bakunya juga memberi gambaran skala usaha:
- Pada 2021, kebutuhan bahan baku sekitar 1 ton per bulan, lalu naik menjadi 1,2 ton menjelang Imlek, menurut IDN Times.
- Pada 2024, Jawa Pos mencatat kebutuhan sekitar 5 ton per bulan.
- Produksi naik 10 sampai 20 persen menjelang Imlek.
Jika angka itu akurat, skala Dupalo tumbuh sekitar lima kali lipat dalam tiga tahun. Namun, kedua laporan mungkin menghitung bahan dengan cara berbeda, sehingga perbandingan ini perlu hati-hati.

Klaim Dupalo yang perlu Anda sikapi hati-hati
Sebagai pembeli, Anda perlu memisahkan fakta dari klaim pemasaran. Berikut empat klaim yang muncul di media, beserta penilaian kami:
| Klaim | Sumber | Catatan kami |
|---|---|---|
| Bahan alami 100 persen | Pemkot Malang, 2022 | Tanpa bukti rinci. Lidi dan serbuk kayu memang alami, tetapi perekat dan pewangi perlu keterangan terpisah |
| Bahan baku halal | Jawa Pos, 2024 | Sumber tidak menyebut sertifikat halal |
| Sertifikat internasional | Jawa Pos, 2024 | Sumber tidak menyebut jenis dan penerbitnya |
| Lolos uji laboratorium | Medcom.id, 2021 | Sumber tidak menyebut laboratorium dan hasilnya |
Satu klaim lain lebih serius. Laporan Pemkot Malang 2022 memuat pernyataan bahwa dupa ini bisa membunuh virus. Kami tidak menemukan penelitian yang mendukungnya untuk produk ini, jadi jangan menjadikan dupa sebagai perlindungan kesehatan.
Bahan alami juga tidak otomatis berarti aman dihirup. Tinjauan ilmiah Lin dkk. menjelaskan bahwa asap dupa membawa partikel halus dan gas iritan. Karena itu, baca panduan asap dupa sebelum memakainya di ruangan tertutup.
Harga dupa Dupalo menurut laporan
Harga berikut berasal dari artikel media, bukan dari daftar harga resmi. Karena itu, anggaplah angka ini sebagai gambaran, lalu cek harga terbaru kepada penjual.
| Tahun | Harga yang dilaporkan | Sumber |
|---|---|---|
| 2021 | Rp16.000 sampai Rp324.000 | Indiekraf |
| 2022 | Rp18.000 sampai Rp360.000 per kemasan | Pemkot Malang |
| 2024 | Rp18.000 untuk 9 batang | Jawa Pos |
| 2024 | Rp324.000 untuk 1 kg kelas emas | Jawa Pos |
Rentang yang lebar ini menunjukkan dua pasar berbeda. Kemasan kecil cocok bagi pembeli yang ingin mencoba, sedangkan kemasan kiloan melayani pemakai rutin dan pengecer. Laporan IDN Times juga menyebut banyak pengecer di berbagai daerah, sehingga harga eceran bisa berbeda antartoko.
Cara membeli produk Dupalo dengan aman
Pemkot Malang menyebut produk Dupalo tersedia di toko Malang serta lewat Tokopedia dan Shopee. Di Tokopedia, ada toko bernama Dupalo Pusat di Kota Malang, dan kami membandingkan harganya dengan reseller. Alamat dupalopusat.com muncul di hasil pencarian, tetapi tidak dapat kami buka pada 3 November 2026. Sementara itu, domain dupalo.com tampak sedang dijual, jadi jangan menganggap domain itu milik produsen.
Sebelum membayar, lakukan langkah berikut:
- Cocokkan nama toko dan alamat pengirim dengan lokasi di Malang.
- Baca ulasan pembeli, terutama yang menyebut kekuatan aroma dan banyaknya asap.
- Cek berat, jumlah batang, dan aroma pada foto kemasan.
- Beli kemasan kecil lebih dulu sebelum memesan kiloan.
- Hubungi toko sebelum berkunjung, karena sumber kami tidak mencantumkan jam buka terbaru.
Pasar Dupalo di dalam dan luar negeri
Medcom.id melaporkan bahwa pasar domestiknya menjangkau seluruh Indonesia, termasuk Papua. Sebagian besar pesanan luar negeri datang lewat marketplace, bukan lewat agen besar.
Daftar negara tujuan juga berkembang. Pada 2021, media menyebut Malaysia, Myanmar, Jepang, dan Libya, sedangkan ANTARA menyoroti Jepang dan Myanmar. Pada 2024, Jawa Pos menambahkan Eropa, Arab, dan Rusia. Meski demikian, tidak ada sumber yang menyebut volume ekspornya.
Permintaan juga mengikuti kalender. Menjelang Imlek, penjualan naik hingga 20 persen menurut Medcom.id. Lonjakan seperti ini juga muncul pada produsen dupa lain di Indonesia, jadi pola ini bukan hanya milik Dupalo.
Cara memakai dupa Dupalo di rumah
Kami belum menguji produk ini, sehingga bagian ini berisi panduan umum untuk dupa batang. Pertama, tancapkan batang pada wadah tahan panas yang stabil. Lalu, nyalakan ujungnya, tunggu beberapa detik, dan tiup apinya sampai tersisa bara.
Selanjutnya, buka jendela agar udara mengalir. Pakailah satu batang atau setengah batang lebih dulu, karena ruangan kecil cepat penuh asap. Jika Anda ingin aroma yang tidak berat, mulailah dari aroma bunga atau kayu yang lembut.
Terakhir, jangan meninggalkan dupa yang menyala tanpa pengawasan. Jauhkan juga dari kain, kertas, anak-anak, dan hewan peliharaan. Bagi penderita asma, lebih baik menghindarinya sama sekali.

Panduan aroma untuk pembeli baru
Sumber kami tidak menjelaskan karakter tiap aroma secara rinci. Karena itu, panduan berikut hanya menggambarkan bahan aslinya secara umum, bukan hasil uji produk.
| Aroma | Karakter bahan aslinya | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Cendana | Kayu lembut, creamy, dan hangat | Pemula dan pencinta aroma kayu |
| Gaharu | Dalam, beresin, dan pahit-manis | Pencinta aroma yang berat |
| Melati | Bunga putih yang manis dan kuat | Suasana tradisional |
| Sedap malam | Bunga manis dan tajam | Ruangan yang lebih lapang |
| Teratai | Bunga yang cenderung lembut | Pemakaian singkat |
| Kopi | Hangat dan akrab | Pencinta aroma kekinian |
Ingat juga bahwa pewangi tidak selalu sama dengan bahan aslinya. Aroma cendana pada dupa, misalnya, belum tentu berarti produk itu memuat kayu cendana asli. Sumber kami tidak menyebut kandungan kayu cendana atau gaharu pada produk ini, jadi jangan mengasumsikannya.
Selain itu, kecocokan aroma sangat pribadi. Oleh karena itu, cobalah satu kemasan kecil untuk tiap kelompok aroma. Setelah itu, Anda bisa membandingkan mana yang terasa lembut dan mana yang terlalu kuat di ruangan Anda.
Bagaimana dupa lidi umumnya dibuat
Agar klaim produsen lebih mudah Anda nilai, ada baiknya memahami proses umum dupa lidi. Berikut gambaran dari laporan perajin dan panduan industri, bukan resep milik satu produsen:
- Menyiapkan batang. Perajin memakai lidi atau bilah bambu kering sebagai inti.
- Membuat adonan. Serbuk kayu bercampur dengan perekat dan air sampai lengket.
- Melapisi batang. Perajin menggulung adonan ke batang, dengan tangan atau mesin.
- Mengeringkan. Batang berdiri atau berjajar di bawah matahari, sehingga cuaca sangat berpengaruh.
- Memberi aroma. Batang kering menerima campuran pewangi lewat celupan atau semprotan.
- Mengemas. Setelah kering kembali, pekerja menghitung dan mengemas batang.
Gambaran ini sejalan dengan laporan IDN Times tentang Dupalo, yang menyebut urutan dasar lalu penyemprotan aroma. Panduan BWC India juga membedakan dupa masala, yang adonannya sudah wangi, dengan batang polos yang menerima pewangi belakangan. Perbedaan ini penting, karena dua dupa beraroma sama bisa terasa sangat berbeda.
Sementara itu, peneliti juga terus menguji bahan dasar lain. Satu penelitian INSTIPER Yogyakarta tahun 2026 mencoba cangkang kelapa sawit dan bubuk serai, lalu menemukan bahwa perbandingan bahan memengaruhi laju pembakaran. Artinya, resep dasar ikut menentukan lama nyala dan kesan aromanya.
Tujuh pertanyaan sebelum membeli dupa aromaterapi
Istilah aromaterapi sering muncul pada kemasan, tetapi istilah ini tidak otomatis menjamin mutu atau manfaat kesehatan. Saat menilai merek apa pun, ajukan pertanyaan berikut kepada penjual:
- Apa bahan dasar batang dan adonannya?
- Apakah pewanginya berasal dari minyak atsiri, minyak wangi, atau campuran keduanya?
- Apakah kandungan kayu atau resin tertulis jelas?
- Berapa lama satu batang menyala?
- Berapa jumlah batang pada kemasan ini?
- Apakah sertifikat yang penjual sebut bisa Anda lihat?
- Apakah penjual bersedia menjelaskan aturan pakai dan peringatannya?
Jawaban yang jelas memang tidak menjamin aroma yang Anda sukai. Namun, jawaban itu memudahkan Anda membandingkan harga secara adil. Satu kemasan murah bisa jadi lebih mahal per batang, sedangkan kemasan kiloan belum tentu cocok untuk pemakaian rumah.
Kesalahan umum saat memakai dupa aromaterapi
Beberapa kebiasaan membuat aroma terasa terlalu berat atau justru mengganggu. Kesalahan yang paling sering terjadi biasanya sederhana:
- Membakar terlalu banyak batang sekaligus. Satu batang biasanya sudah cukup untuk ruangan kecil.
- Menutup semua jendela. Asap dan partikel akan terkumpul, sehingga mata atau tenggorokan bisa terasa perih.
- Memakai wadah seadanya. Abu dan bara butuh wadah tahan panas yang stabil.
- Menyimpan dupa di tempat lembap. Batang bisa menjadi sulit menyala, dan aromanya bisa berubah.
- Mengharapkan efek pengobatan. Dupa adalah pewangi dan sarana tradisi, bukan obat.
Jika Anda baru mencoba, pakai dupa saat Anda sedang berada di ruangan dan bisa mengawasinya. Setelah itu, perhatikan reaksi tubuh Anda. Jika muncul batuk atau sesak, hentikan pemakaian dan periksakan diri bila keluhan berlanjut.
Dupalo dibandingkan dupa setengah jadi
Agar harga Dupalo lebih mudah Anda pahami, bandingkan dengan dupa setengah jadi. Perajin di Dalisodo menjual dupa setengah jadi sekitar Rp6.000 per kilogram pada 2023, sedangkan kemasan emas Dupalo mencapai Rp324.000 per kilogram pada 2024. Keduanya bukan produk yang sama, jadi selisih itu tidak bisa Anda baca sebagai keuntungan.
Selisih ini mencakup aroma, kemasan, merek, dan layanan penjualan. Karena itu, tugas pembeli adalah menilai apakah tambahan nilai itu terasa. Cara termudahnya adalah membakar dua sampel di ruangan yang sama, lalu mencatat aroma, asap, dan lama nyalanya.
Merek lain yang terkait
Halaman Facebook Gentong Tiga Dupa mencantumkan CV Dupalo sebagai produsen merek Gentong Tiga Dupa, Baladewa, dan ATMA. Kami hanya menemukan keterkaitan ini dari halaman tersebut, jadi perlakukan sebagai informasi awal.
Dari sisi bentuk, produk Dupalo mencakup beberapa jenis dupa, yaitu batang, serbuk, dan kerucut. Jawa Pos juga menyebut bentuk lain bernama asturba. Satu listing marketplace menjelaskannya sebagai asap turun bawah, dan kami membahasnya di ulasan Gentong Tiga.
Mengapa Dupalo menarik untuk industri dupa
Banyak perajin dupa Indonesia masih menjual produk tanpa merek kuat. Di Desa Dalisodo, Kabupaten Malang, pemerintah desa bahkan berencana menyatukan delapan perajin di bawah merek bersama. Dibandingkan dengan itu, Dupalo sudah menempuh tiga langkah yang sulit bagi usaha kecil:
- Membangun merek dan mengembangkan puluhan aroma.
- Menjual lewat marketplace hingga menjangkau pembeli luar negeri.
- Melayani pasar ibadah sekaligus pemakai baru yang mencari aromaterapi.
Akan tetapi, kisah ini tetap perlu dibaca dengan wajar. Sebagian besar data berasal dari pernyataan produsen yang media kutip, bukan dari audit. Jadi, angka penjualan dan klaim mutunya belum tentu menggambarkan keadaan terbaru.

Catatan redaksi tentang artikel Dupalo ini
Dupa Incense dikelola oleh mitra Dupalo dan belum menguji produknya, sehingga artikel ini bukan ulasan aroma. Kami menyusunnya dari laporan media pada 3 November 2026. Jika Anda berasal dari Dupalo dan menemukan data yang keliru, kami ingin memperbaikinya.
Ingin membandingkan dengan dupa lain? Jelajahi katalog dupa Indonesia atau lihat semua merek di Dupa Incense.
Pertanyaan yang sering diajukan
Dupalo berasal dari mana?
Dupalo berlokasi di Jalan Terusan Sigura-gura, Karangbesuki, Sukun, Kota Malang, Jawa Timur.
Sejak kapan Dupalo berdiri?
Sumber berbeda. Pemkot Malang menyebut 2011, sedangkan Medcom.id menyebut 2012.
Berapa harga dupa Dupalo?
Laporan 2022 menyebut Rp18.000 sampai Rp360.000 per kemasan. Harga terbaru sebaiknya Anda tanyakan kepada penjual.
Di mana saya bisa membeli produk Dupalo?
Menurut Pemkot Malang, Anda bisa membelinya di toko Malang serta lewat Tokopedia dan Shopee. Situs dupalopusat.com tidak dapat kami buka saat kami mengecek pada 3 November 2026.
Apakah dupa Dupalo aman untuk kesehatan?
Produsen menyebut bahannya lolos uji laboratorium, tetapi asap dupa apa pun mengandung partikel halus. Pakailah di ruangan berventilasi, dan hindari bila Anda memiliki gangguan pernapasan.
Apakah Dupalo mengekspor produknya?
Ya, menurut media. Tujuan yang tercatat antara lain Malaysia, Myanmar, Jepang, Libya, Eropa, Arab, dan Rusia.
Aroma Dupalo apa yang paling laris?
Jawa Pos pada 2024 menyebut sarinadu, teratai, cendana, candan, tunjungbiru, dan kelor.
Sumber
- Medcom.id: Produsen Dupa di Malang Tetap Banjir Pesanan (2021)
- IDN Times: Produsen Dupa Beraroma di Malang Banjir Pesanan (2021)
- Indiekraf: Dupa Beragam Aroma di Kota Malang (2021)
- ANTARA: Dupa Aroma Terapi (2021)
- Pemerintah Kota Malang: Jelang Imlek, Warga Tionghoa Berburu Dupa (2022)
- Jawa Pos: Berhasil Ekspor hingga Pasar Eropa (2024)
- Facebook: Gentong Tiga Dupa
- Lin dkk. (2008): Incense smoke and airway disease
- BWC India: Agarbattis
- INSTIPER Yogyakarta (2026): Dupa aromaterapi dari cangkang kelapa sawit dan serai
- Tokopedia: toko Dupalo Pusat


