Kemenyan adalah apa? Asal getahnya dan 5 beda dengan kemenyan Arab

Redaksi Dupa Incense · Diperbarui · 6 menit baca

Kemenyan adalah getah wangi dari pohon Styrax, dan orang biasanya membakarnya sebagai dupa. Petani melukai pohonnya, lalu mengumpulkan getah yang mengeras. Di Indonesia, sumber utamanya ada di Sumatra Utara. Kemenyan Arab berbeda karena berasal dari pohon Boswellia, walaupun namanya mirip.

Bongkahan merah dan krem; kemenyan adalah getah Styrax yang kerap dijual dalam bentuk ini
Resin kemenyan atau benzoin (Styrax benzoin). Foto: Midori, CC BY-SA 3.0

Kemenyan adalah apa menurut kamus?

KBBI mengartikan kemenyan sebagai dupa dari tumbuhan Styrax benzoin yang berbau harum ketika terbakar. Kamus itu juga menyebut beberapa jenis, seperti kemenyan arab, hantu, hitam, dan serani, serta sinonim luban jawi. Namun, KBBI tidak menjelaskan beda jenis-jenis tersebut.

Bahasa Inggris memakai nama benzoin untuk kemenyan Indonesia. Menurut Wikipedia, kata itu berakar dari bahasa Arab lubān jāwī, yang berarti kemenyan dari Jawa. Di Jawa, PROSEA mencatat sebutan menyan, sedangkan daerah lain punya nama seperti haminjon. Jadi, dalam pemakaian sehari-hari kemenyan adalah nama yang cukup longgar.

Kemenyan adalah getah: terbuat dari apa?

Pada dasarnya, kemenyan terbuat dari getah pohon yang mengeras, walau sebagian bentuk jualnya sudah bercampur bahan lain. FAO membagi dua jenis dagang utama menurut pohonnya:

  • Kemenyan Sumatra: berasal dari Styrax benzoin dan Styrax paralleloneurum.
  • Kemenyan Siam: berasal dari Styrax tonkinensis, dengan Laos sebagai salah satu pengekspornya.

Pohon Styrax tidak mengeluarkan getah ini tanpa luka, seperti penjelasan ulasan He dan rekan pada 2023. Karena itu, petani menyadapnya. PROSEA menyebut penyadapan bisa mulai sejak umur pohon sekitar 7 tahun, dengan pahat untuk melonggarkan kulit batang. Beberapa minggu kemudian, getah menutupi luka sadapan. Dari sisi bahan, kemenyan adalah hasil hutan bukan kayu, seperti istilah yang UGM pakai.

Sadapan pertama punya kotoran paling sedikit menurut ulasan yang sama. Selain itu, butiran yang lebih besar dan bersih biasanya bernilai lebih tinggi.

Dari mana kemenyan Indonesia berasal?

Prof. Ganis Lukmandaru dari UGM menyebut kemenyan tumbuh terutama di Tapanuli Utara dan Humbang Hasundutan. Luasnya sekitar 23.000 hektare pada ketinggian 800 sampai 1.500 meter. Produksinya, menurut data BPS 2024 dalam laporan UGM, sedikitnya 5.000 sampai 8.000 ton.

Perdagangan ini juga sudah sangat tua. PROSEA menyebut kemenyan Sumatra termasuk ekspor tertua Indonesia, dengan perdagangan sejak abad ke-8. Saat ini, sebagian besarnya masih keluar dalam bentuk mentah, lalu India, Singapura, atau Uni Eropa yang mengolahnya.

Lihat catatan kami tentang kemenyan untuk rincian bahan, atau profil kemenyan Sumatra untuk entrinya di ensiklopedia.

Kemenyan adalah bahan yang berbeda dari kemenyan Arab

Nama lain kemenyan Arab adalah olibanum, frankincense, atau luban Arab. Asalnya pohon Boswellia, bukan Styrax, sehingga keduanya tidak sekadar beda tempat. Berikut lima bedanya:

BedaKemenyan IndonesiaKemenyan Arab
PohonGenus StyraxGenus Boswellia
WilayahTerutama Sumatra UtaraTanduk Afrika, Arab, dan India
Kandungan khasAsam sinamat dan esternyaAsam boswelat dan minyak terpena
Aroma yang dilaporkanMirip madu dan vaniliTerpena, kayu, pinus, dan pedas
Cara panenMelonggarkan dan melukai kulitMenyerut kulit tipis

Tabel ini merangkum sumber yang berbeda-beda, dan belum kami uji sendiri. Baris wilayah dan kandungan juga tidak berlaku sama untuk semua spesies. Intinya, kemenyan adalah getah Styrax, sedangkan kemenyan Arab adalah getah Boswellia.

Karung besar berisi bongkahan kemenyan arab
Karung kemenyan arab di pasar rempah Dubai. Foto: Liz Lawley from Rochester, NY, CC BY-SA 2.0

Kandungan kimianya

FAO mencatat kemenyan Sumatra kaya asam sinamat dan esternya, sedangkan kemenyan Siam kaya asam benzoat dan esternya. Sementara itu, ulasan Miran dan rekan pada 2022 menyebut getah Boswellia sacra mengandung 5 sampai 9% minyak, dan bagian lipofiliknya kaya asam boswelat. Angka itu hanya untuk satu spesies, jadi belum tentu berlaku bagi semua kemenyan Arab.

Aromanya

Prof. Ganis menyebut bau madu sebagai keunggulan kemenyan Indonesia, bahkan mirip permen. FAO menambahkan aroma vanili dari vanilin, yang paling mudah tercium pada jenis Siam. Di sisi lain, Wikipedia mencatat minyak kemenyan Arab beraroma terpena, kayu, pinus, dan pedas.

Sumber kami tidak sepenuhnya sejalan. NU Online, misalnya, menyebut kemenyan Arab beraroma manis ketika terbakar. Selain itu, catatan Wikipedia membahas minyaknya, bukan asap dari butiran. Jadi, anggap kata-kata ini sebagai gambaran, bukan hasil uji kami.

Butiran olibanum kuning keemasan
Butiran olibanum, nama lain kemenyan arab. Foto: Peter Presslein, CC BY-SA 3.0

Cara panennya

Pada Boswellia papyrifera di Etiopia, penyadap menyerut kulit tipis dengan alat bernama mengaff, menurut Gebrehiwot dan rekan. Mereka bisa menyadap pohon yang sama 8 sampai 12 kali dalam satu musim kering. Sebaliknya, Wikipedia menyebut penyadapan 2 sampai 3 kali setahun untuk kemenyan Arab secara umum. Angka ini jelas berbeda, jadi praktiknya kemungkinan bergantung pada spesies dan wilayah.

Kenapa keduanya sering tertukar?

Namanya memang sudah lama bercampur, dan kebingungan ini bahkan tercatat dalam data resmi. Coppen menulis untuk FAO pada 1995 bahwa statistik perdagangan Indonesia mencatat kemenyan Sumatra sebagai "frankincense", padahal istilah itu biasanya berarti getah Boswellia. Ia juga memperingatkan bahwa sebagian angka itu belum tentu kemenyan Styrax.

Sumber populer juga bisa keliru dalam rincian. Kolom NU Online menulis Styrax benzoides dan menyebut pohon kemenyan Arab hanya tumbuh di Timur Tengah. Sebaliknya, FAO dan Gebrehiwot mencatat spesies yang berbeda, serta sebaran hingga Afrika.

Kemenyan Arab namanya apa, dan bagaimana kemenyan Jawa?

Nama yang paling sering Anda temui untuk kemenyan Arab adalah frankincense, olibanum, atau luban. Di ensiklopedia kami, bahan ini kami pisahkan dari kemenyan Indonesia.

Kemenyan Jawa lebih rumit. Sebutan itu bisa berarti tempat asal, atau tradisi pemakaian. PROSEA menyebut penyadapan pohon tanaman Styrax benzoin di Jawa belum berhasil, dan pengumpulan utamanya ada di Sumatra Utara. Catatan tahun 2000 itu mungkin sudah berubah. Kami juga belum menemukan sumber kuat tentang ciri "kemenyan Jawa asli", jadi kami tidak membuat daftarnya. Tanyakan asal bahannya kepada penjual.

Apa yang bisa Anda cek saat membeli kemenyan?

Kami belum menemukan cara rumahan yang terbukti untuk memastikan keaslian. Meski begitu, beberapa catatan dari sumber kami tetap berguna:

  • Pohon dan asal: tanyakan apakah bahannya Styrax atau Boswellia, dan dari mana.
  • Bentuk: FAO menggambarkan butiran krem sampai jingga pucat, serta bahan yang lebih gelap untuk kelas rendah di Sumatra.
  • Blok: bentuk blok sering bercampur damar yang lebih murah, menurut PROSEA dan ulasan He. Foto blok di atas tidak bisa memastikan isinya.
  • Kotoran: kulit kayu, pasir, dan debu bisa ikut terbawa saat pengumpulan.

Warna saja belum cukup untuk menilai. Selain itu, UGM menyebut perdagangan belum memakai standar kelas mutu secara konsisten.

Tumpukan resin kemenyan arab pucat dari Dhofar
Resin kemenyan arab dari wilayah Dhofar, Oman. Foto: derivative work of User:Gaius Cornelius Frankincense.JPG', Public domain
Butiran resin damar berwarna pucat
Butiran resin damar. Foto: Metoc, CC BY-SA 2.5

Kemenyan adalah bahan dupa, parfum, dan perasa

Secara umum, orang membakar kemenyan sebagai dupa dan dalam upacara. PROSEA mencatat pembakarannya di Timur Tengah, Afrika Utara, serta sebagian Asia. Di Jawa, kemenyan juga hadir dalam upacara yang berkaitan dengan kematian atau roh.

Selain itu, ekstraknya masuk ke dupa batang, parfum, perasa makanan, dan rokok di Jawa Tengah. Dalam parfum, kemenyan membantu menahan aroma yang lebih mudah menguap. Kami sengaja tidak membahas klaim kesehatannya di sini, karena topik itu perlu ulasan tenaga medis.

Jika ingin mencobanya, baca cara membakar kemenyan lebih dulu, sebab arang menghasilkan karbon monoksida. Baca juga penjelasan risiko asap dupa. Untuk melihat posisinya di antara bentuk dupa lain, buka panduan jenis dupa.

Catatan redaksi

Dupa Incense belum menguji aroma atau kandungan kemenyan dalam artikel ini, dan belum memeriksa contoh bahan di laboratorium. Foto hanya ilustrasi bahan. Pengelola Dupa Incense adalah mitra Dupalo, produsen dupa di Malang, tetapi artikel ini tidak merekomendasikan produk tertentu.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah kemenyan sama dengan dupa?

Tidak selalu. KBBI mengartikan kemenyan sebagai dupa dari Styrax, tetapi kata dupa kini juga mencakup batang, kerucut, dan bubuk dari berbagai bahan. Kemenyan bisa dibakar utuh, atau menjadi salah satu bahan dupa.

Apakah kemenyan Arab sama dengan kemenyan Indonesia?

Tidak. Kemenyan Indonesia berasal dari pohon Styrax, sedangkan kemenyan Arab berasal dari Boswellia. Kandungan dan aroma yang dilaporkan untuk keduanya juga berbeda.

Kemenyan terbuat dari apa?

Kemenyan terbuat dari getah pohon Styrax yang keluar setelah batangnya dilukai. Getah itu lalu mengeras dan dikumpulkan, sehingga bentuk jualnya berupa butiran atau blok.

Apa nama lain kemenyan Arab?

Nama lainnya frankincense, olibanum, dan luban Arab. Label seperti itu belum menjelaskan spesiesnya, karena Boswellia punya beberapa spesies dagang.

Bagaimana cara mengetahui kemenyan asli?

Kami belum menemukan uji rumahan yang terbukti. Tanyakan pohon dan asal bahannya, periksa kotorannya, dan waspadai bentuk blok yang bisa bercampur damar. Kepastian kandungan butuh uji laboratorium.

Sumber

Baca juga